PENERAPAN TURUNAN
FUNGSI
A. NILAI MAKSIMUM
DAN MINIMUM
Nilai maksimum dari suatu
fungsi adalah nilai paling besar dari fungsi untuk semua daerah asal.
Sementara nilai minimum adalah
nilai terkecil dari sebuah fungsi pada daerah domain fungsi tersebut. Langkah
untuk menentukan nilai maksimun dan nilai minimum fungsi adalah,
Misalkan kita memiliki fungsi y=f(x) pada interval [a,b] , maka nilai maksimum/nilai minimum bisa ditentukan dengan cara,
1) f’(x)=0 , akan didapat x1,x2,x3…xnx1,x2,x3…xn
2) Carilah f(x1),f(x2),f(x3),f(xn),f(a),f(b)f(x1),f(x2),f(x3),f(xn),f(a),f(b).
3) Nilai yang paling besar pada langkah ke dua adalah nilai maksimum dan nilai terkecil adalah nilai minimum.
Misalkan kita memiliki fungsi y=f(x) pada interval [a,b] , maka nilai maksimum/nilai minimum bisa ditentukan dengan cara,
1) f’(x)=0 , akan didapat x1,x2,x3…xnx1,x2,x3…xn
2) Carilah f(x1),f(x2),f(x3),f(xn),f(a),f(b)f(x1),f(x2),f(x3),f(xn),f(a),f(b).
3) Nilai yang paling besar pada langkah ke dua adalah nilai maksimum dan nilai terkecil adalah nilai minimum.
Note: Jika tidak diberikan interval, maka kita cukup menggunakan f(x1),f(x2),f(x3),f(xn)f(x1),f(x2),f(x3),f(xn)saja.
Agar mempermudah pemahaman tentang bagaimana cara mencari nilai maksimum dan minimum fungsi ini, bisa dilihat contoh soal dan pembahasan tentang nilai maksimum dan nilai minimum ini.
#1. Diketahui fungsi f(x)=−x2+4x+3f(x)=−x2+4x+3 pada interval −1≤x≤5−1≤x≤5. Tentukan nilai maksimum dan nilai minimumnya
Pembahasan:
Langkah (1) :
f(x)=−x2+4x+3f′(x)=−2x+40=−2x+42x=4x1=2f(x)=−x2+4x+3f′(x)=−2x+40=−2x+42x=4x1=2
disini kita hanya memiliki x1=2x1=2
Langkah (2):
f(x)=−x2+4x+3f(x1)=f(2)=−(2)2+4(2)+3=7f(a)=f(−1)=−(−1)2+4(−1)+3=−2f(b)=f(5)=−(5)2+4(5)+3=−2f(x)=−x2+4x+3f(x1)=f(2)=−(2)2+4(2)+3=7f(a)=f(−1)=−(−1)2+4(−1)+3=−2f(b)=f(5)=−(5)2+4(5)+3=−2
Langkah (3):
Nilai terbesar dari ada pada f(2)=7. Artinya nilai maksimum fungsi adalah 7.
Sementara nilai terkecil f(-1) = -2 dan f(5) =-2. Artinya nilai minimum fungsi adalah -2
#2. Diketahui f(x)=13x3+12x2–2x+3f(x)=13x3+12x2–2x+3. Tentukan nilai minimum dari f(x).
Pembahasan:
Langkah (1)
f(x)=13x3+12x2−2x+3f′(x)=x2+x−2=0(x+2)(x−1)=0x1=−2,x2=1f(x)=13x3+12x2−2x+3f′(x)=x2+x−2=0(x+2)(x−1)=0x1=−2,x2=1
Langkah (2) Karena tak ada interval kita tinggal memasukkan f(x1),f(x2)f(x1),f(x2)
f(x1)=f(−2)=13(−2)3+12(−2)2−2(−2)+3=193f(x1)=f(−2)=13(−2)3+12(−2)2−2(−2)+3=193
fx2=f(1)=13.13+12.12–2.1+3=116fx2=f(1)=13.13+12.12–2.1+3=116
Langkah (3): Yang ditanyakan nilai minimum, jadi kita akan ambil nilai terkecil dari langkah ke-dua. Nilai terkecil adalah f(x2)=f(1)=116f(x2)=f(1)=116. Artinya nilai minimum fungsi tersebut adalah 11/6.
Langkah (1)
f(x)=13x3+12x2−2x+3f′(x)=x2+x−2=0(x+2)(x−1)=0x1=−2,x2=1f(x)=13x3+12x2−2x+3f′(x)=x2+x−2=0(x+2)(x−1)=0x1=−2,x2=1
Langkah (2) Karena tak ada interval kita tinggal memasukkan f(x1),f(x2)f(x1),f(x2)
f(x1)=f(−2)=13(−2)3+12(−2)2−2(−2)+3=193f(x1)=f(−2)=13(−2)3+12(−2)2−2(−2)+3=193
fx2=f(1)=13.13+12.12–2.1+3=116fx2=f(1)=13.13+12.12–2.1+3=116
Langkah (3): Yang ditanyakan nilai minimum, jadi kita akan ambil nilai terkecil dari langkah ke-dua. Nilai terkecil adalah f(x2)=f(1)=116f(x2)=f(1)=116. Artinya nilai minimum fungsi tersebut adalah 11/6.
B.Titik Kritis
Di Mana Terjadinya
Nilai Ekstrim?
Ada tiga jenis titik
yang bisa jadi merupakan tempat terjadinya nilai ekstrim. Sebarang titik dalam
daerah asal fungsi yang termasuk ke
dalam salah satu dari tiga tipe ini disebut titik kritis.
Berikut adalah
ketiga tipe titik kritis yang di maksud.
1.Titik-titik ujung
Biasanya fungsi yang
akan kita cari nilai maksimum dan minimumnya dibatasi oleh suatu selang
(interval) sebagai daerah asalnya. Beberapa selang memiliki titik ujung,
sebagian lagi tidak. Misal Interval
Nilai-nilai ekstrim
yang terdefinisi pada selang tertutup dapat terjadi pada titik-titik ujung intervalnya.
2. Titik Stasioner
Jika c sebuah titik
dengan
, maka c
adalah titik stasioner.
Faktanya garis singgung pada titik stasioner sejajar sumbu x. Nilai ekstrim
dapat terjadi pada titik-titik stasioner.
, maka c
adalah titik stasioner.
Faktanya garis singgung pada titik stasioner sejajar sumbu x. Nilai ekstrim
dapat terjadi pada titik-titik stasioner.
3. Titik Singular
Titik singular
merupakan titik pada grafik dalam keadaan sudut
tajam, garis singgung vertical, atau berupa lompatan. Walaupun dalam masalah
praktis hal ini sangat langka, nilai ekstrim dapat terjadi pada titik singular.

Penyelesaian:

Kedua titik
stasioner jatuh di dalam selang yang ditentukan.
(iii) Tidak terdapat
titik-titik singular.
Jadi titik-titik kritis adalah
titik-titik dengan absis
Lalu koordinat titik
kritis, dapat kita lengkapi dengan mensubstitusi absis-absis tersebut ke dalam
fungsi

SEKIAN… TERIMAKASIH…











Tidak ada komentar:
Posting Komentar